Home Berita Rapat Kerja dan Monev Dosen Pascasarjana IAI Tribakti Kediri

Rapat Kerja dan Monev Dosen Pascasarjana IAI Tribakti Kediri

289
0
SHARE

KEDIRI – Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri mengadakan monitoring dan evaluasi terhadap proses akademik pada 25 Februari 2021 untuk peningkatan mutu dosen mau pun mahasiswanya. Proses ini untuk mengetahui antara pelaksanaan dan program yang telah ditetapkan memiliki relevansi.

Relevansi atau keterakaitan antara program dan proses pelaksanaan di lapangan harus terus dikawal, terpantau, dan dilakukan pengawasan. Terdapat beberapa catatan pada proses pengawasan dan evaluasi untuk dijadikan bahan pertimbangan langkah perbaikan pada Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Senada dengan konsep peningkatan kualitas atau mutu pendidikan, yaitu adanya perbaikan terus-menerus guna meminimalisir penyimpangan atau cacat produk. Lebih umumnya disebut zero defect. Dengan demikian monoring dan evaluasi akademik perlu dilakukan dalam rangka menghasilkan mutu pendidikan.

Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri mengundang dosen, rektor, dan pembantu rektor bidang akademik untuk melakukan Rapat Kerja dan Monev Kinerja selama kurun waktu tertentu. Proses diawali dengan penyampaian kinerja oleh Direktur pascasarjana IAI Tribakti Lirboyo Kediri kepada peserta Rapat Kerja dan Monev. Beberapa materi urgent disampaikan agar bisa dijadikan telaah dan bahan rapat kerja tersebut untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Setelah pemaparan dari direktur dilanjut pemaparan dari bagian kurikulum Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri, yaitu Kaprodi (Kepala Program Studi). Proses memberikan gambaran terkait jalannya proses perkuliahan. Sebaran mata kuliah, bobot perkuliahan, proses perkuliahan, dan metode serta strategi yang diterapkan dosen dalam proses temu kelas (perkuliahan).

Lebih jauh, rektor dan wakil rektor memberikan pandangan terkait visi misi kelembagaan agar seluruh program yang ada di Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri relevan dengan tujuan besar Institusi. Jadi, proses ini akan memberikan gambaran sejauh mana proses yang telah dilakukan oleh Tim Pascasarjana serta menemukan strategi, pendekatan, dan metode agar kualitas lulusan semakin baik.

Proses monitoring dan evaluasi dan evaluasi penting untuk dilakukan. Dari proses ini akan ditemukan beberapa hambatan terkait jalannya proses kegiatan akademik. Hambatan tersebut akan dicari solusi dan langkah perbaikan. Langkah perbaikan dilakukan untuk mencapai derajat mutu Pendidikan. Mutu Pendidikan menjadi harapan dan kebutuhan pengguna terlebih masyarakat secara umum. Tanpa adanya mutu lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat maka proses pendidikan hanya akan menghasilkan manusia bergelar tapi minim manfaat. Jadi, monitoring dan evaluasi perlu dilakukan untuk mencapai derajat kualitas/mutu lulusan.

Proses monitoring dan evaluasi dilakukan setiap satu semester sekali, tepatnya enam bulan sekali. Pemilihan waktu tersebut, karena beberapa agenda dan program selama kurun satu semester sudah dilaksanakan. Tentu dari beberapa program dan proses perkuliahan yang telah dilaksanakan terdapat beberapa kendala, hambatan, dan penyimpangan. Penyimpangan dan kendala tersebut perlu diurai dalam proses monev (monitoring dan evaluasi). Tetapi, pada situasi yang memungkinkan monitoring dan evaluasi dapat dilaksanakan secara lebih cepat, yaitu di paruh semester atau middle. Jadi, proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan dengan pola middle semester atau akhir semester.

Muara dari proses tersebut adalah peningkatan kualitas pendidikan yang ada di Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Monitoring dan evaluasi terjadi karena kebutuhan Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri. Analisis dan rapat kerja yang dilakukan oleh Pimpinan Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri menghasilkan adanya beberapa kasus mahasiswa yang tidak mengikuti perkuliahan pada mata kuliah tertentu, adanya beberapa alur akademik yang kurang dipahami oleh mahasiswa, dan beberapa masukan lainnya yang bisa dijadikan hajah perlunya monitoring dan evaluasi dilakukan. Dari beberapa hasil analisis tersebut maka kegiatan monitoring dan evaluasi harus dilakukan untuk meningkatkan kualitas atau mutu Program Pascasarjana Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri.