Home Berita Berkah Kunjungan Dirjen Pendis Kemenag RI Menjelang Akreditasi PGMI Pascasarjana IAIT Kediri

Berkah Kunjungan Dirjen Pendis Kemenag RI Menjelang Akreditasi PGMI Pascasarjana IAIT Kediri

87
0
SHARE

KEDIRI – Perubahan adalah keniscayaan. Bahkan dikatakan tidak ada yang abadi kecuali perubahan. Program Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Lirboyo Kediri pun demikian. Terus melakukan inovasi-inovasi dan berbagai terobosan baru untuk menghadirkan desain Pendidikan yang dikemas dalam perkuliahan.

Pascasarjana IAI Tribakti telah melakukan inovasi dan pengembangan pada ranah kurikulum. Pengembangan kurikulum sebagai langkah menuju perubahan yang lebih baik. Ini ditunjukan melalui adanya kegiatan perkuliahan yang tidak hanya dilakukan di dalam kampus, tetapi ada beberapa kegiatan eksternal yang bersifat akademik di luar kampus. Pertama, REELS (Reality Experiential Study). Program ini dikembangkan oleh tim pengembang kurikulum Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Lirboyo Kediri sebagai bentuk empirical observation. Pengalaman lapangan ini akan memberikan wawasan, injection, dan tekanan semu terhadap mahasiswa untuk mengasah lebih dalam arti pentingnya reality study.

Dari kegiatan ini diharapkan mahasiswa akan terangsang untuk menggali potensi akademiknya terhadap berbagai perubahan regulasi yang ada di dunia Pendidikan. Oleh karena itu, destinations atau objek lokasi yang dipilih adalah tempat-tempat lahirnya regulasi Pendidikan atau lembaga Pendidikan yang dirasa mampu menghadirkan gagasan baru terkait pengembangan Pendidikan.

Berkenaan dengan program tersebut, maka pengembangan kurikulum perlu dilakukan untuk memberikan warna, cara pandang, dan insight kepada mahasiswa. Paradigma yang dikembangkan adalah kuliah merupakan tekanan semu yang diberikan dosen terhadap mahasiswa. Tekanan tersebut diberikan dalam bentuk tema-tema yang akan dibahas (Rencana Program Studi).

Mahasiswa akan menggali pengetahuan melalui proses membaca sumber-sumber pengetahuan dan empirical observation. Mahasiswa yang tahu dan paham melalui proses membaca, tentu tidak sabar ingin menyampaikan pengetahuan tersebut melalui temu kelas yang disebut kuliah. Inilah proses perkuliahan yang sesungguhnya. Pengetahuan dan ilmu yang dirangkum dalam bentuk makalah menjadi media untuk mendapatkan pengetahuan.

Institut Agama Islam Tribakti lahir dari rahim Pondok Pesantren. Nilai-nilai pesantren yang distinctive manjadi daya saing atau keunggulan sebuah perguruan tinggi. Narasi ini diperkuat dengan orasi yang disampaikan oleh Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. ketika berkunjung ke kampus Institut Agama Islam Tribakti Kediri pada Senin, 13 Juni 2022, tepat satu minggu sebelum akreditasi Prodi PGMI Program Pascasarjana.

Pada kesempatan tersebut Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. menyampaikan bahwa perguruan tinggi yang memiliki pondok pesantren menjadi nilai tambah terhadap eksistensinya. Beliau menambahkan, bahwa kampus harus memiliki pondok pesanteren. Pondok pesantren tersebut akan diimplementasikan dalam bentuk Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Agama dan Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi agar program Ma’had al-Jami’ah at-Takmiliyah ini dapat diterapkan di kampus-kampus. Muara dari Ma’had al-Jami’ah at-Takmiliyah adalah Moderasi Islam.

Moderasi Islam akan menghasilkan output mahasiswa yang berakhlak mulia, cinta damai, toleran, dan mampu berkomunikasi dengan cara yang ma’ruf. Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Lirboyo Kediri telah selangkah lebih maju, karena basic lahirnya kampus dari rahim pondok pesantren. Dengan demikian sinergi antara pondok pesantren, perguruan tinggi, dan empirical observation (Reality Experiential Study) wujud trilogi pengembangan kirikulum Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Lirboyo Kediri.

Pada saat itu juga, Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. menyampaikan tentang pentingnya perubahan. Perubahan menuju ke arah yang lebih baik tentu menjadi tujuannya. Institut Agama Islam Tribakti proses menuju Universitas. Ini tentu membuka angin segar terhadap berbagai departemen yang berada di bawah naungan institusi. Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Tribakti Lirboyo Kediri merupakan salah satu departemen tersebut. Tentunya melalui berbagai pengembangan yang dilakukan oleh tim pengembang kurikulum di Pascasarjana akan memberikan warna positif terhadap dunia Pendidikan, khususnya Tribakati.